Menu Utama
Home
Search
Profil Parlemen
Profil Anggota Parlemen
Galleri Foto
Opini
Berita Terkini
Pesona Atol dan 17 Gugus Terumbu Karang di Tanjung Karang, Donggala
Asyiknya Jelajahi Terumbu Kapal Perang

Tanjung Karang, seperti n...
Menikmati Wisata Bahari di Gura Ici Kepulauan Makayoa, Halmahera Selatan
Berburu Soft Coral, Dikejutkan Ikan Pari Hantu

Satu lagi potensi...
Tanah Lot Art Festival, Andalan Tabanan
Badan Operasional Objek Wisata Tanah Lot, Kabupaten Tabanan menjadikan kegi...
Menelusuri Jejak McArthur di Morotai
KOMPASIANA.com - Ketiadaan informasi yang memadai membuat saya ‘buta&...
Ke Cihampelas, Cobalah Tahu Hujin
KOMPAS.com — Lembutnya tahu Hujin Tje Lie Rina yang disajikan dengan ...
Advertisement
Home
Berita Terakhir
Mudik, Rekreasi, dan Nikmatnya Rasa Telur Asin
Thursday, 17 September 2009

Perjalanan mudik menuju kampung halaman menjelang Hari Raya Idul Fitri selalu identik dengan kemacetan yang menyebalkan. Apakah hanya kemacetan yang ditemukan sepanjang perjalanan? Sebenarnya ada banyak hal menarik yang bisa dinikmati sepanjang jalan sebagai penghibur lara pejalanan. Perjalanan mudik pun bisa menjadi perjalanan rekreatif yang menyenangkan.



Nah, bagi Anda yang ingin melintas Jawa Tengah, cobalah untuk menikmati "pesona" telur asin. Siapa tak kenal telur asin buatan Brebes, Jawa Tengah? Rasa kuning telurnya yang masir (karena saat dikunyah, di lidah terasa seperti ada pasir) begitu memikat lidah. Seperti daerah lain di Brebes, Ketanggungan yang berada di jalur alternatif pantai utara Jawa juga terkenal sebagai produsen telur asin.



Jalur alternatif Ciledug, Jawa Barat, hingga Ketanggungan, Brebes, Jawa Tengah, bisa menjadi pilihan bagi pemudik dari Jakarta menuju Tegal, Slawi, Brebes, Semarang, atau Purwokerto. Meskipun bersuasana pedesaan, jalan di jalur tersebut ramai dan cukup lebar, sekitar delapan meter.



Jalan di sepanjang jalur alternatif Ciledug- Ketanggungan merupakan jalur datar dan rata. Memang di beberapa bagian terdapat bekas tambalan dan aspal yang mengelupas sehingga agak mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi memilih mudik lewat jalur ini tak akan rugi.



Read more...
 
Menembus "Kota Angin" Majalengka
Tuesday, 15 September 2009

Gerah dan teriknya sengatan matahari di ruas pantai utara Jawa Barat sedikit terhapus saat lewat jalur alternatif yang melintasi ”Kota Angin” Majalengka. Embusan angin dan pemandangan alam Gunung Ciremai menyejukkan perjalanan panjang melewati kota yang terletak 44,5 kilometer arah barat daya Cirebon ini.

Majalengka adalah salah satu kota di jalur alternatif pemudik asal Jakarta dan Bandung menuju Jawa Tengah. Ketika jalur pantura macet, pemudik asal Jakarta biasanya diarahkan melewati Subang-Cikamurang-Kadipaten, kemudian melewati Majalengka menuju Cirebon selanjutnya ke Brebes.

Demikian pula pemudik asal Bandung, yang sering terjebak macet di daerah Prapatan karena pasar tumpah, juga diarahkan ke Majalengka dari arah Kadipaten. Setelah masuk kota Majalengka, ada dua jalan yang bisa dipilih pemudik menuju Brebes, Jateng. Rute pertama lewat Sumber-Kota Cirebon-Kanci, sedangkan rute kedua melalui Cikijing-Kuningan-Cidahu-Ciledug.

Titik persimpangan di antara kedua rute itu adalah Bundaran Cigasong, Majalengka. Dari bundaran itu, belok ke kanan jika ingin menempuh rute lewat Cikijing. Namun, jika ingin menempuh rute pertama, melewati Sumber, ambil jalan lurus dari arah kota. Kondisi jalan di kedua rute sama-sama mulus meski lebarnya hanya 5-6 meter.

Read more...
 
"Heart of Borneo" di Taman Nasional Danau Sentarum
Friday, 11 September 2009

Kepala Taman Nasional Danau Sentarum, Soewignyo, mengatakan Oktober 2009, akan meluncurkan promosi paket wisata Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS) yang telah ditetapkan sebagai "Heart of Borneo", atau jantung Kalimantan.

"Kami memfokuskan promosi wisata ekologi di sekitar TNDS yang sangat unik untuk dikunjungi wisatawan mancanegara," kata Soewignyo, di Pontianak, Kamis (10/9).

Ia mengatakan, promosi paket wisata TNDS rencananya akan menggaet agen-agen wisata dari Bali sehingga target menggaet wisatawan dari Eropa dan Amerika Serikat bisa terwujud. "Banyak aktivitas penduduk sekitar TNDS yang menarik untuk dilihat secara langsung oleh wisatawan, seperti pemandangan alam yang masih unik, atraksi satwa, budidaya ikan toman, nelayan tradisional, pertanian dan aneka jenis fauna yang unik dan hanya ada di danau tersebut," katanya.

Soewignyo menjelaskan, ada beberapa paket yang akan ditawarkan pihaknya kepada wisatawan, yaitu menjala ikan, menebarkan benih ikan arwana. "Bagi wisatawan mancanegara yang berkeinginan membawa pulang bibit ikan arwana, mereka harus membeli dua, satunya untuk dilepas dan satunya lagi dibawa ke negara wisatawan itu," katanya.

Ia menargetkan, sekitar 500 wisatawan pada tahun 2010 berkunjung ke TNDS dengan perkiraan omzet sekitar Rp 5 miliar. "Promosi paket wisata TNDS ini untuk mendukung kunjungan wisata ke Kalbar tahun 2010 mendatang," ujarnya.

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Results 37 - 42 of 489
Galeri Foto
Pencarian
Agenda Dewan

Pengelola Planetarium dan Observatorium, Taman Ismail Marzuki, Jakarta mengaku tidak melakukan persiapan khusus dalam mengantisipasi lonjakan pengunjung wisata pendidikan luar angkasa menjelang musim liburan sekolah.  "Kami tidak melakukan persiapan khusus dan saat liburan sekolah nanti Planetarium akan beroperasi normal seperti hari biasa," ujar Kasi Pertunjukan dan Observasi Planetarium dan Observatorium, Hj Tarumini di Jakarta, Selasa (23/6).
     
Meski demikian, menurut dia, hampir dipastikan jumlah pengunjung ke tempat wisata pendidikan itu di musim liburan sekolah kali ini yang berlangsung 29 Juni - 12 Juli 2009 atau mulai pekan depan dipastikan mengalami lonjakan.  Saat ini telah mendaftar calon pengunjung rombongan yang berjumlah minimal 100 orang.

Pengunjung rombongan hanya berlaku pada hari Selasa-Jumat.   Sedangkan kapasitas ruang yang disiapkan bagi pengunjung seperti ruang teater bintang maksimal 350 tempat duduk untuk setiap kali pertunjukan dengan memakan waktu satu jam. "Dengan kondisi itu maka pihak pengelola tidak memberikan izin masuk jika tempat duduk telah terisi sesuai kapasitas yang disediakan baik rombongan atau pun perorangan," katanya.
     
Selain pertunjukan teater bintang, Planetarium dan Observatorium juga mengadakan pertunjukan lain seperti citra ganda atau slide show yang berisi materi tata surya, penjelajahan kecil di tata surya serta terjadinya gerhana matahari dan bulan. Untuk pertunjukan slide show kapasitas yang disediakan sebanyak 150 tempat duduk dan ke semua pertunjukan itu bisa dinikmati kecuali pada hari Senin dengan harga tiket yang cukup terjangkau.
     
Tiket rombongan sesuai peraturan daerah untuk pelajar dan mahasiswa Rp 3.000 per orang, bukan pelajar dan mahasiswa Rp 5.000, kemudian untuk umum anak-anak Rp 3.500 dan dewasa Rp 7.000 per orang. Sedangkan pertunjukan slide show untuk anak-anak Rp 1.500 per orang dan dewasa Rp 2.500 per orang.

Sumber : Antara

Senin, 27 februari 2007 laporan komisi-komisi tentang pembahasan pekerja BUMN PT. Banyu Urip Wira Jatim.

Senin, 06 Maret 2005 pendapat akhir fraksi-fraksi tentang pembahasan pekerja BUMN PT. Banyu Urip Wira Jatim.

Selasa, 21 Februari 2006 jawaban eksekutif tentang pembahasan pekerja BUMN PT. Banyu Urip Wira Jatim.
Polling
Apakah anda setuju terhadap Perda Transparansi sebagai kontrol Pemerintah Propinsi Jawa Timur ?