Menu Utama
Home
Search
Profil Parlemen
Profil Anggota Parlemen
Galleri Foto
Opini
Berita Terkini
Pesona Atol dan 17 Gugus Terumbu Karang di Tanjung Karang, Donggala
Asyiknya Jelajahi Terumbu Kapal Perang

Tanjung Karang, seperti n...
Menikmati Wisata Bahari di Gura Ici Kepulauan Makayoa, Halmahera Selatan
Berburu Soft Coral, Dikejutkan Ikan Pari Hantu

Satu lagi potensi...
Tanah Lot Art Festival, Andalan Tabanan
Badan Operasional Objek Wisata Tanah Lot, Kabupaten Tabanan menjadikan kegi...
Menelusuri Jejak McArthur di Morotai
KOMPASIANA.com - Ketiadaan informasi yang memadai membuat saya ‘buta&...
Ke Cihampelas, Cobalah Tahu Hujin
KOMPAS.com — Lembutnya tahu Hujin Tje Lie Rina yang disajikan dengan ...
Advertisement
Home
Berita Terakhir
Keelokan Ubud, Kota Terbaik Se-Asia
Thursday, 11 February 2010
KOMPAS.com — Ubud, kawasan wisata di Kabupaten Gianyar, Bali, mendapat penghargaan sebagai kota terbaik se-Asia berdasarkan survei pembaca majalah pariwisata yang berbasis di Amerika Serikat, Conde Nast Traveller, awal Januari lalu. Daerah itu dinilai terbaik dari sisi keramahtamahan masyarakatnya, atmosfer atau suasananya, budaya atau situsnya, serta akomodasi, restoran, dan tempat berbelanjanya.

Apa saja atau tempat mana saja di Ubud dan sekitarnya yang kiranya pantas menjadi semacam ikon wisata terbaik Asia itu? Bukankah atmosfer atau suasana di pusat Ubud, yakni sekitar Puri Ubud, tidak ada bedanya dengan Kuta, misalnya, yang mulai sumpek dan diwarnai kemacetan setiap harinya?

”Kita bersyukur dan gembira Ubud dipilih sebagai kota terbaik se-Asia dengan skor 82,5, mengalahkan Bangkok, Hongkong, Chiang Mai, dan Kyoto. Tetapi, hal itu juga membawa konsekuensi berat untuk menata kondisi yang ada, seperti kesemrawutan yang terjadi di mana-mana,” kata Bupati Gianyar Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau Cok Ace di Puri Ubud, Sabtu (30/1/2010), saat menerima penghargaan itu.

Cok Ace, selain berbicara sebagai tokoh keluarga Puri Ubud, juga selaku Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali dan atas nama Ubud Hotels Association.
Read more...
 
Keelokan Ubud, Kota Terbaik Se-Asia
Friday, 05 February 2010
Ubud, kawasan wisata di Kabupaten Gianyar, Bali, mendapat penghargaan sebagai kota terbaik se-Asia berdasarkan survei pembaca majalah pariwisata yang berbasis di Amerika Serikat, Conde Nast Traveller, awal Januari lalu. Daerah itu dinilai terbaik dari sisi keramahtamahan masyarakatnya, atmosfer atau suasananya, budaya atau situsnya, serta akomodasi, restoran, dan tempat berbelanjanya.
Ubud dipilih sebagai kota terbaik se-Asia dengan skor 82,5, mengalahkan Bangkok, Hongkong, Chiang Mai, dan Kyoto.

Apa saja atau tempat mana saja di Ubud dan sekitarnya yang kiranya pantas menjadi semacam ikon wisata terbaik Asia itu? Bukankah atmosfer atau suasana di pusat Ubud, yakni sekitar Puri Ubud, tidak ada bedanya dengan Kuta, misalnya, yang mulai sumpek dan diwarnai kemacetan setiap harinya?

”Kita bersyukur dan gembira Ubud dipilih sebagai kota terbaik se-Asia dengan skor 82,5, mengalahkan Bangkok, Hongkong, Chiang Mai, dan Kyoto. Tetapi, hal itu juga membawa konsekuensi berat untuk menata kondisi yang ada, seperti kesemrawutan yang terjadi di mana-mana,” kata Bupati Gianyar Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau Cok Ace di Puri Ubud, Sabtu (30/1/2010), saat menerima penghargaan itu.
Read more...
 
Raja Ampat Gelar Festival Bahari 2-9 Mei
Monday, 01 February 2010

Kabupaten Raja Ampat bersiap menggelar Festival Bahari pada 2-9 Mei 2010 mendatang dalam rangka ulang tahun ke-7 kabupaten di Papua Barat ini. Tampak untaian pulau-pulau kecil di atas hamparan laut yag hijau bening Kepulauan Wayag di Kabupaten Raja Ampat pada Mei 2007 lalu.

Kabupaten Raja Ampat bersiap menggelar Festival Bahari pada 2-9 Mei 2010 mendatang dalam rangka ulang tahun ke-7 kabupaten di Papua Barat ini. Tampak pemandangan alam bahari nan indah di Kabupaten Raja Ampat pada Mei 2007 lalu.

Kabupaten Raja Ampat di Provinsi Papua Barat sepertinya ingin tetap mempertahankan pamornya sebagai kawasan bahari yang kaya akan potensi alam, budaya, dan seni. Pada ulang tahun Kabupaten Raja Ampat ke-7, pemda setempat menggelar Festival Bahari pada 2-9 Mei 2010. Masih banyak atraksi khas yang mungkin baru pertama kali dipertontonkan.

 

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Results 25 - 30 of 489
Galeri Foto
Pencarian
Agenda Dewan

Pengelola Planetarium dan Observatorium, Taman Ismail Marzuki, Jakarta mengaku tidak melakukan persiapan khusus dalam mengantisipasi lonjakan pengunjung wisata pendidikan luar angkasa menjelang musim liburan sekolah.  "Kami tidak melakukan persiapan khusus dan saat liburan sekolah nanti Planetarium akan beroperasi normal seperti hari biasa," ujar Kasi Pertunjukan dan Observasi Planetarium dan Observatorium, Hj Tarumini di Jakarta, Selasa (23/6).
     
Meski demikian, menurut dia, hampir dipastikan jumlah pengunjung ke tempat wisata pendidikan itu di musim liburan sekolah kali ini yang berlangsung 29 Juni - 12 Juli 2009 atau mulai pekan depan dipastikan mengalami lonjakan.  Saat ini telah mendaftar calon pengunjung rombongan yang berjumlah minimal 100 orang.

Pengunjung rombongan hanya berlaku pada hari Selasa-Jumat.   Sedangkan kapasitas ruang yang disiapkan bagi pengunjung seperti ruang teater bintang maksimal 350 tempat duduk untuk setiap kali pertunjukan dengan memakan waktu satu jam. "Dengan kondisi itu maka pihak pengelola tidak memberikan izin masuk jika tempat duduk telah terisi sesuai kapasitas yang disediakan baik rombongan atau pun perorangan," katanya.
     
Selain pertunjukan teater bintang, Planetarium dan Observatorium juga mengadakan pertunjukan lain seperti citra ganda atau slide show yang berisi materi tata surya, penjelajahan kecil di tata surya serta terjadinya gerhana matahari dan bulan. Untuk pertunjukan slide show kapasitas yang disediakan sebanyak 150 tempat duduk dan ke semua pertunjukan itu bisa dinikmati kecuali pada hari Senin dengan harga tiket yang cukup terjangkau.
     
Tiket rombongan sesuai peraturan daerah untuk pelajar dan mahasiswa Rp 3.000 per orang, bukan pelajar dan mahasiswa Rp 5.000, kemudian untuk umum anak-anak Rp 3.500 dan dewasa Rp 7.000 per orang. Sedangkan pertunjukan slide show untuk anak-anak Rp 1.500 per orang dan dewasa Rp 2.500 per orang.

Sumber : Antara

Senin, 27 februari 2007 laporan komisi-komisi tentang pembahasan pekerja BUMN PT. Banyu Urip Wira Jatim.

Senin, 06 Maret 2005 pendapat akhir fraksi-fraksi tentang pembahasan pekerja BUMN PT. Banyu Urip Wira Jatim.

Selasa, 21 Februari 2006 jawaban eksekutif tentang pembahasan pekerja BUMN PT. Banyu Urip Wira Jatim.
Polling
Apakah anda setuju terhadap Perda Transparansi sebagai kontrol Pemerintah Propinsi Jawa Timur ?