Menu Utama
Home
Search
Profil Parlemen
Profil Anggota Parlemen
Galleri Foto
Opini
Berita Terkini
Pesona Atol dan 17 Gugus Terumbu Karang di Tanjung Karang, Donggala
Asyiknya Jelajahi Terumbu Kapal Perang

Tanjung Karang, seperti n...
Menikmati Wisata Bahari di Gura Ici Kepulauan Makayoa, Halmahera Selatan
Berburu Soft Coral, Dikejutkan Ikan Pari Hantu

Satu lagi potensi...
Tanah Lot Art Festival, Andalan Tabanan
Badan Operasional Objek Wisata Tanah Lot, Kabupaten Tabanan menjadikan kegi...
Menelusuri Jejak McArthur di Morotai
KOMPASIANA.com - Ketiadaan informasi yang memadai membuat saya ‘buta&...
Ke Cihampelas, Cobalah Tahu Hujin
KOMPAS.com — Lembutnya tahu Hujin Tje Lie Rina yang disajikan dengan ...
Advertisement
Home
Berita Terakhir
Tanah Lot Art Festival, Andalan Tabanan PDF Print E-mail
Tuesday, 27 July 2010
Badan Operasional Objek Wisata Tanah Lot, Kabupaten Tabanan menjadikan kegiatan Tanah Lot Art Festival (TLAF) 2010 sebagai sarana kegiatan promosi pariwisata objen wisata andalan daerah "gudang beras" di Bali.
Inilah, sebagai wujud nyata kepedulian objek wisata Tanah Lot akan karya para pendahulunya yang memang unik.

Manager Badan Operasional Objek Wisata Tanah Lot, I Made Sujana di Tabanan, Kamis (22/7/2010) mengatakan, obyek wisata Tanah Lot merupakan tempat suci umat Hindu, sekaligus pelestari seni budaya masyarakat setempat. "Ini membuktikan bahwa kita turut serta mendukung program pemerintah dalam melestarikan kebudayaan daerah," ujar Sujana.

Oleh sebab itu TLAF yang akan berlangsung selama seminggu mulai 26 Juli mendatang menampilkan kesenian klasik berupa tari dan tabuh, dengan menampilkan seniman-seniman terbaik dari desa-desa di kabupaten Tabanan. Sujana yakin, tim kesenian yang mendapat kesempatan pentas itu telah mempersiapkan dirinya dengan matang, termasuk menggali kesenian-kesenian lokal yang ada untuk bisa dipentaskan di hadapan wisatawan dalam dan luar negeri. "Seniman-seniman pilihan itu sekaligus menjadi termotivasi untuk menggali kemudian mengembangakan kesenian yang ada di daerahnya," kata Sujana.

Menurutnya, selain sebagai media promosi, TLAF juga sebagai sebuah konsep yang ideal untuk pengembangan pariwisata berbasis budaya. "Kegiatan ini sebagai bukti, Tanah Lot mampu merancang sebuah kemasan acara yang menarik bagi kunjungan wisatawan," ujar Sujana.

Selama kegiatan berlangsung, aneka kesenian unik milik masyarakat setempat yang yang selama ini jarang dan langka akan menjadi sajian menarik bagi wisatawan. "Inilah, sebagai wujud nyata kepedulian objek wisata Tanah Lot akan karya para pendahulunya yang memang unik. Dan ini dapat diwarisi sebagai tujuan kunjungan para wisatawan ke Bali," katanya.

Sejak sebulan lalu, kata Sujana, situs resmi Tanah Lot, www.tanahlot funsclub.com, TLAF sudah menjadi topik bahasan. Dan tidak sedikit wisatawan yang sudah siap datang utuk menyaksikan kegiatan akbar tersebut.

Sujana menambahkan, tanahlot funsclub milik objek wisata tersebut sudah memiliki anggota lebih dari 12.400 orang di seluruh dunia. "Respon para anggota funsclub sangat positif bahkan sebagian besar dari mereka berkeinginan untuk bisa datang  menyaksikan acara tahunan ini," katanya.

Begitu pula, komponen pariwisata mulai dari biro perjalan dalam dan luar negeri telah banyak meminta jadwal pementasan seni tersebut.

Sujana mengatakan, kegiatan promosi seperti ini sangat potensial untuk meningkatkan kunjungan. Buktinya kunjungan wisatawan ke Tanah Lot selama Januari-Juni 2010 sebanyak 1.061.432 orang atau meningkat 17,99 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 899.633 orang.(-- Sujana--)

Sumber : Kompas
 
< Prev   Next >
Galeri Foto
Pencarian
Agenda Dewan

Pengelola Planetarium dan Observatorium, Taman Ismail Marzuki, Jakarta mengaku tidak melakukan persiapan khusus dalam mengantisipasi lonjakan pengunjung wisata pendidikan luar angkasa menjelang musim liburan sekolah.  "Kami tidak melakukan persiapan khusus dan saat liburan sekolah nanti Planetarium akan beroperasi normal seperti hari biasa," ujar Kasi Pertunjukan dan Observasi Planetarium dan Observatorium, Hj Tarumini di Jakarta, Selasa (23/6).
     
Meski demikian, menurut dia, hampir dipastikan jumlah pengunjung ke tempat wisata pendidikan itu di musim liburan sekolah kali ini yang berlangsung 29 Juni - 12 Juli 2009 atau mulai pekan depan dipastikan mengalami lonjakan.  Saat ini telah mendaftar calon pengunjung rombongan yang berjumlah minimal 100 orang.

Pengunjung rombongan hanya berlaku pada hari Selasa-Jumat.   Sedangkan kapasitas ruang yang disiapkan bagi pengunjung seperti ruang teater bintang maksimal 350 tempat duduk untuk setiap kali pertunjukan dengan memakan waktu satu jam. "Dengan kondisi itu maka pihak pengelola tidak memberikan izin masuk jika tempat duduk telah terisi sesuai kapasitas yang disediakan baik rombongan atau pun perorangan," katanya.
     
Selain pertunjukan teater bintang, Planetarium dan Observatorium juga mengadakan pertunjukan lain seperti citra ganda atau slide show yang berisi materi tata surya, penjelajahan kecil di tata surya serta terjadinya gerhana matahari dan bulan. Untuk pertunjukan slide show kapasitas yang disediakan sebanyak 150 tempat duduk dan ke semua pertunjukan itu bisa dinikmati kecuali pada hari Senin dengan harga tiket yang cukup terjangkau.
     
Tiket rombongan sesuai peraturan daerah untuk pelajar dan mahasiswa Rp 3.000 per orang, bukan pelajar dan mahasiswa Rp 5.000, kemudian untuk umum anak-anak Rp 3.500 dan dewasa Rp 7.000 per orang. Sedangkan pertunjukan slide show untuk anak-anak Rp 1.500 per orang dan dewasa Rp 2.500 per orang.

Sumber : Antara

Senin, 27 februari 2007 laporan komisi-komisi tentang pembahasan pekerja BUMN PT. Banyu Urip Wira Jatim.

Senin, 06 Maret 2005 pendapat akhir fraksi-fraksi tentang pembahasan pekerja BUMN PT. Banyu Urip Wira Jatim.

Selasa, 21 Februari 2006 jawaban eksekutif tentang pembahasan pekerja BUMN PT. Banyu Urip Wira Jatim.
Polling
Apakah anda setuju terhadap Perda Transparansi sebagai kontrol Pemerintah Propinsi Jawa Timur ?